Jatah 30 Ribu/Bulan Tidak Diberikan, Agus Ariyanto Luka Parah Dianiaya Teman Sendiri

Tangerang Selatan, viralreporter5.com | Korban  bernama Agus Ariyanto alias Cepro bernasib apes, tidak sangka teman sendiri melakukan pengeroyokan terhadap dirinya hanya karena masalah sepele. Akibatnya korban mengalami luka parah dan masih menjalani perawatan intensif di RS Tangerang Selatan.

Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Serpong Kompol ST Luckyto A. W. SH SIK saat menggelar press release di halaman Mapolsek Serpong,  Senin (20/01/20).

Kejadian berawal pada tanggal  15 Januari 2020, sekitar pukul 22:00 Wib, korban yang tengah duduk santai disamping Pos satpam perumahan Griya Loka dihampirin oleh para pelaku berinisial W dan DS als T yang merupakan teman korban juga.

Saat itulah pelaku berinisal W meminta kepada korban, uang jatah koordinasi lapak pedagang sayur yang biasa mangkal di sepanjang Jl Raya Griya Loka. Karena tidak digubrik oleh korban, pelaku W emosi dan mengajak duel hingga terjadi keributan. Melihat rekannya ribut dengan korban,  pelaku lainnya berinisial  DS alias T menghampiri dan membantu tersangka W untuk mengeroyok korban.

Perkelahian yang tidak seimbang itu, membuat korban terpojok dan terjatuh.  Dikesempatan itulah kedua pelaku langsung memukul korban dengan kursi plastik dan batu hebel yang dipungut di area parkir Alfa Midi.

Akibat pukulan batu hebel, korban mengalami luka cukup serius di kepala hingga tidak sadarkan diri.

Kapolsek Serpong Kompol ST Luckyto mendengar adanya keributan di wilkumnya, langsung mengirimkan anggotanya ke TKP.

Akhirnya kedua pelaku yaitu W san DS als T berhasil diciduk di wilayah Kp Ciater RT 003/001 Kel Rawa Mekar Jaya, Kec Serpong guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Ini permasalahan sepele terkait pembagian hasil uang jatah koordinasi lapak sayur yang hanya sebesar 30.000 perbulan hingga terjadi tindak pidana pengeroyokan, yang TKP nya di area parkir mini market “Alfa Midi” Griya Loka di Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan. “ujar Kapolsek.

Barang bukti yang diamankan aparat kepolisian adalah satu buah kursi plastik warna merah dan potongan batu hebel yang digunakan untuk menganiaya korban.  Sedangkan kedua tersangka, dikenakan pasal 170 KUH Pidana dengan ancaman hukuman Maksimal 5 tahun penjara.  (VR5/* Lingga)

Check Also

Pengawasan PDMPK Tertib Masker di Terminal Kp.Rambutan oleh Babinsa dan Tiga Pilar

Jakarta Timur, viralreporter5.com |  Pelda Irwan Gunawan, sertu Sumarno Babinsa Koramil 03/Psr Rebo Kodim 0505/JT …