oleh

Kapten Inf Redi Kurniawan Pentingnya 3T Testing, Tracing dan Treatment Memutus Rantai Covid 19

-TNI-53 views

Tanggamus – Guna mencegah penyebaran Covid- 19, Kapten Inf Redi Kurniawan Danramil 424-07/Gdr beserta 3 orang anggota jajaran yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan workshop Training of Trainer (TOT) Covid-19 diterjunkan guna membantu pelaksanaan 3T yakni Testing, Tracing dan Treatment di wilayah teritorialnya. Rabu (02/02/22)

Kapten Inf Redi Kurniawan Danramil 424-07/Gdr bersama 3 orang anggota tampak tampak mendampingi petugas dr UPT Puskesmas Wates Kec Gadingrejo sedang melaksanakan kegiatan tracing Guru dan Siswa SMK Negeri 1 Gadingrejo oleh UPT Puskesmas Wates bertempat di aula SMKN 1 Gadingrejo.

Kapten Inf Redi Kurniawan mengatakan, bahwa sebelum melaksanakan tes swab dan PCR, kami bersama tim satgas Covid-19 telah melakukan tracing atau pelacakan terlebih dahulu terhadap warga binaan kami yang melakukan kontak erat dengan salah satu warga yang telah dinyatakan positif Covid-19, ungkapnya.

Kapten Inf Redi Kurniawan dirinya mengaku sebelumnya telah menerima pelatihan workshop Training of Trainer (TOT) Covid-19, terkait peran dan tugasnya dalam membantu melaksanakan 3T yaitu pemeriksaan dini (testing), pelacakan (tracing), dan perawatan (treatment), Penerapan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) sama pentingnya dengan penerapan perilaku 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak). Kedua hal tersebut adalah upaya untuk memutus mata rantai penularan COVID-19. “Hanya saja, penerapan praktik 3T masih perlu ditingkatkan pemahamannya di masyarakat, mengingat masyarakat lebih mengenal 3M yang kampanyenya dilakukan terlebih dahulu dan gencar”. imbuhnya.

Kapten Inf Redi Kurniawan mengatakan, bahwa untuk mengendalikan penyebaran virus Covid-19 di wilayahnya, selain melakukan 3T pihaknya bersama unsur terkait juga terus aktif mensosialisasikan protokol kesehatan dengan 5M. “3M banyak membicarakan tentang peran kita sebagai individu. Sementara 3T berbicara tentang bagaimana kita memberikan notifikasi atau pemberitahuan pada orang di sekitar kita untuk waspada. Jadi memang ada satu proses yang tidak hanya melibatkan individu tapi juga orang yang lebih banyak”, katanya

“Lebih lanjut Danramil menyampaikan, bahwa apa yang petugas lakukan tidak ada artinya apabila tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Jadi yang terpenting adalah tingkat kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Untuk itu dihimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Sehingga akan mempercepat penanganan Covid-19, dan harapanya pandemi ini bisa segera berakhir,” pungkasnya.