Korban Investasi Bodong Membludak, Polda Jatim Buat Posko Khusus Untuk Lapor Bagi Korban Investasi Ilegal

VIRALREPORTER5.COM, JATIM | Polda Jawa Timur dirikan Posko Pengaduan korban investasi ilegal. Tempatnya di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolda Jatim.

“Dibuatkan posko khusus member atau korban Memiles untuk melapor, posko ini efektif mulai Senin, (6 /01/2020) di ruang SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polda Jatim,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Sabtu (4/1/2020) kepada awak media

Terkait hal itu, penyidik Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim juga memanggil 4 publik figur untuk dimintai keterangan kasus investasi ilegal Memiles beromzet Rp750 miliar. –
“Yang jelas empat publik figur dipanggil minggu depan” lanjutnya.

Baca juga :   Ini Yang Dilakukan Tiga Pilar BAS Cegah Penularan Covid-19



Di bagian lain, sejumlah member atau anggota Memiles mulai berdatangan ke Polda Jatim menyampaikan laporan resmi. Sekitar 50 member yang melapor.

Kasus investasi ilegal dengan omzet sangat besar. Hanya dalam jangka delapan bulan, tersangka berhasil meraup uang dari korban sebesar Rp750 miliar.

Sementara ini, polisi baru mengamankan uang tunai Rp 50 miliar, 18 unit mobil, 2 sepeda motor dan aneka barang lainnya seperti elektronik.

Untuk kasus ini, polisi baru menetapkan dua tersangka dan sudah ditahan, yaitu KTM (47 tahun), warga Jalan Kintamani Raya, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara; dan FS (52), warga Gang Masjid, Desa Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Modus kejahatan ini, tersangka menjalankan bisnisnya dengan bendera PT. Kam and Kam. Menggunakan aplikasi Memiles, investasi itu dijalankan tersangka dengan sistem jaringan member model top up. (vr5/*)

Baca juga :   Gunakan Perahu Babinsa Sukarame Susuri Lokasi Terendam Banjir

Check Also

Masih Musim Penghujan Serda Defid Babinsa Cibodas Baru Komsos Dengan Warga Binaan

Viralreporter5.com, Kodam Jaya, Tangerang – Serda Defid Babinsa Cibodas Koramil 06/Jtu Kodim 0506/Tgr peduli lingkungan Komsos …