“Penuh Makna” Sepuluh Menit Bersama Rahmat Salam

VIRALREPORTER5.COM, TANGERANG SELATAN | Saat ini eskalasi pilkada 2020 Kota Tangerang  Selatan sudah mulai memanas dan melaju makin kencang, Sudah bermunculan kandidat terbaik untuk bersaing memimpin Kota dengan moto cerdas, modren, religus ini. Dan bahkan masih banyak rumor di tengah masyarakat akan bermuncul lagi kandidat-kandidat lain untuk meramaikan bursa Pilkada 2020.

Salah satunya beredar rumor majunya sosok Rahmat Salam yang saat ini masih menjabat Asda I Kota Tangerang Selatan

Media mencoba berkomunikasi dengan Asda I untuk menjadwalkan pertemuan guna mengklarifikasi rumor yang beredar di tengah masyarakat. Meskipun harus menunggu lama karena kesibukannya sebagai Asda I, akhirnya sapat juga bertemu dengan  Dr Rahmat Salam, M. Si Asda I Kota Tangerang Selatan di ruang kerjanya di Lt 2 Pemkot Tangsel, Jum’at (15/11/19).

Kehadiran media, disambut ramah oleh Asda I Rahmat Salam dengan mempersilahkan awak media untuk masuk dan duduk dan stafnya menghidangkan segelas teh hangat.
kehadiran media dan

Rahmat Salam Asda I Kota Tangerang Selatan menanyakan kehadiran media viralreporter5.com dalam rangkaian apa. Media langsung menyatakan maksud dan tujuan  bertemu dengan Asda I Kota Tangerang Selatan untuk mewawancarai terkait rumor yang beredar ditengah masyarakat terkait akan kesiapan beliau maju di Pilkada 2020 mendatang.

Dialog yang berjalan dengan santau dan suasana keakraban. Dialog sepuluh menit bersama Dr Rahmat Salam, M. Si ternyata memberikan kesan positif dan kejelasan dari rumor yang beredar.

• Apakah Bapak akan maju di Pilkada 2020 Kota Tangsel sesuai rumor yang beredar? 

Dengan mengatur tempat duduknya, Rahmat Salam menyampaikan,
Waduuh…. Saya kira yang ditanyakan terkait bidang saya. Ini malah rumor pencalonan balon Walikota 2020.
Baiklah mas…ini adalah momen yang tepat untuk mengklarifikasi rumor tersebut.

Anda khan tahu saya masih aktif di ASN dengan posisi Asda I Kota Tangerang Selatan.  Tentunya, kewajiban saya adalah menjalankan tugas  yang diberikan ileh pimpinan. Selain itu, pekerjaan rutin yang saya jalani sudah cukup padat, dan ini  jelas menghabiskan waktu dan pikiran saya. Bahkan tidak cukup satu hari untuk mengerjakan kerjaan yang saya lakukan.
Apalagi niat untuk maju menjadi balon Walikota di Pilkada 2020 nanti.  Masih jauh pemikiran kearah sana, mas. 

• Apa yang menjadi pertimbangan Bapak untuk tidak maju di Pilkada 2020 ?

Baca juga :   Cegahan Dan Berantas penyalahgunaan Narkoba, Anggota Kodim 0510/Trs Gelar Apel

Tentunya, saya memiliki dasar dan pertimbangan, seperti,  Kita harus mengukur dan berkaca dengan kemampuan yang dimiliki. Tidak semudah itu untuk  menjadi Walikota.  Banyak hal-hal yang harus dipertimbangkan seperti  memiliki dukungan, kekuatan, materi dan leadership. Selain itu, perlu memperhatikan track record calon tersebut, seperti jam terbangnya,  pengalaman dan memiliki kendaraan pokitik. Meskipun calon juga bisa maju melalui jalur Independen tetapi peluang itu sangat kecil.

Sementara itu, saya kan masih aktif di ASN dengan memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai Asda I Kota Tangerang Selatan dibawah pemerintahan Ibu Airin Walikota Tangsel ini.  Yang jelas, saya katakan bahwa niat maju untuk pencalonan  Walikota Tangsel di Pilkada 2020, itu sangat perlu dipertimbangan  secara matang, dan tidak boleh tergesa-gesa. Harus ada tatanan dan planning progress yang sinkron sehingga kesiapan  calon itu betul-betul siap, baik lahir dan bathin. 

• Jika masyarakat datang dan meminta maju di Pilkada 2020. Bagaimana Bapak menyikapinya?

Dengan mengerutkan dahinya, Rahmat Salam menyampaikan, saya tidak memiliki kemampuan dan keahlian dibidang politik. Seperti anda ketahui, selama ini bekerja di birokrasi. Selain itu, saya tidak terikat atau tidak ada di salah satu parpol. Sebabnya, itu tadi,  posisi saya ini berada di birokrasi dan bukan berada diposisi sebagai  politisi. Jadi, saya kira, itu semua masih jauh dari bayangan dan pikiran saya saat ini. 

Inilah yang harus dipahami dan dimengerti oleh masyarakat Kota Tangerang Selatan.

Mengapa saya katakan demikian, karena Birokrasi  pilihan hidup saya sejak masuk menjadi ASN.  Mungkin melalui cara ini, saya dapat mengabdi kepada bangsa dan negara hingga saat ini.  Saya bekerja sesuai tugas dan tanggungjawab yang diberikan oleh pimpinan. Tentunya kita harus memberikan  kontribusi  positif  agar  program Walikota selaku pimpinan  kita dapat terealisasi baik di Kota Tangerang Selatan.

• Masyarakat tahu, Bapak memiliki pengalaman dibeberapa OPD, dan hasilnya juga sangat baik. Apakah itu tidak cukup sebagai bekal untuk maju, Pak?

Itu bener, memang saya pernah menjabat di sembilan OPD,  tetapi itu bukan satu jaminan untuk kita.. Kalau menurut saya,  masih banyak yang lain, dan memiliki potensi dari segi kualitas dan kuantitas dibandingkan dengan saya yang masih minim pengalaman.

Kita harus mengerti,  karena menjadi seorang pemimpin, sebenarnya sangat berat tanggung jawabnya. Meskipun orang lain menilai bahwa saya mampu mengemban tugas itu, sesungguhnya yang mengetahui kemampuan seseorang tentunya dia  sendiri dan bukan orang lain. Untuk mengukur kemampuan seorang layak tidaknya menjadi pemimpin, ada ukuran dan aturannya.

Dengan mengatur posisi duduknya,  Rahmat Salam menambahkan, masyarakat salah satu faktor penting, karena mereka memiliki hak pilih. Apalagi sekarang ini, masyarakat sudah paham  politik dan bisa menentukan pemimpinnya. Ingat,  ditengah kemajuan dan perkembangan yang dmikian pesat,  masyarakat tidak akan mudah atau sembarangan memilih pemimpin mereka. Masyarakat akan menilai dari berbagai sisi sebelum menjatuhkan pilihannya.

Seorang pemimpin harus msmilkki, akuntabilitas, kualitas dan kompetebel. Selain itu, sosok pemimpin, juga  memiliki integritas dan track record yang mumpuni.  Ini sebagian kecil yang harus dimiliki seorang pemimpin.

Ingat, jabatan itu tidak boleh diminta atau dipaksakan agar tidak menjadi pemimpin yang sombong dan salah kaprah, karena jabatan adalah amanah yang kita pertanggung jawabkan baik dunia maupun di akherat kelak. 

Bisa dikatakan, Bapak tidak ada keinginan maju di Pilkada 2020 ?

Baca juga :   Pangdam XII/Tpr Ajak Tokoh Kalbar Menjaga Semangat Persatuan dan Kesatuan

Iya.. keputusan ini harus saya sampaikan jauh-jauh hari agar tidak menjadi rumor ditengah masyarakat. Saya tidak dan atau belum ada keinginan untuk maju di Pilkada 2020.  Jawaban ini perlu saya sampaikan untuk menangkis runmor ditengah masyarakat.

Saat ini, saya lebih memfokuskan menjalankan tugas yang dipercayakan oleh Walikota Tangsel kita saat ini.

• Apa yang ingin sampaikan kepada Masyarakat Tangsel?

Baca juga :   Safrudin Terharu Dan Senang, Rumahnya Akan Selesai Direhab Satgas TMMD Kodim 1006/Mtp

Saya ingin sampaikan kepada masyarakat Kota Tangerang Selatan dimanapun berada, terimakasih atas suport dan dukungan yang diberikan kepada saya. Saya tidak ingin saudara-saudara saya kecewa kedepannya. Untuk saat sekarang, saya  ingin menghabiskan masa pengabdian di pemerintahan hingga pensiun nanti.  

Biarlah semua berjalan apa adanya, mari kita menyikapinya dengan bijak tanpa ada unsur terselubung di dalamnya.

Satu harapan saya, siapapun nantinya pemimpin di Kota Tangsel ini, mari kita sama-sama bekerjasama dan lupakan perbedaan yang akan merusak persatuan kitan. Bersama kita mengisi pembangunan Kota Tangerang Selatan  untuk kemaslahatan masyarakatnya. Saling bersinergi semua komponen masyarakat demi tercapainya kesejahteraan di tengah masyarakat. Apa yang sudah dan sedang dijalankan Walikota Tangsel sekarang, harus diteruskan secara berkesinambungan.

Karena masyarakat Kota Tangerang Selatan sesungguhnya memiliki sikap dan karakter yang dinamis, kreatif, dan inovatif.

Diakhir wawancara,Rahmat Salam mengingatkan, bahwa dialam demokrasi ini, semua harus terbuka dan transparan. Kita yakin masyarakat Tangsel bisa menilai dan memilih pemimpin terbaik dari yang baik.  Merekalah yang memiliki hak pilih guna menentukan pemimpinnya lima tahun kedepan. (VR5/*)

Check Also

Dandim Jakarta Pusat Dukung Penyuntikan Vaksin Di Wilayah Dengan Terjunkan Babinsa Untuk Awasi Vaksinasi

Viralreporter5.com, Kodam Jaya, Jakarta Pusat –  Aparat gabungan Tiga Pilar kelurahan Kartini memantau pelaksanaan suntik vaksin, …