oleh

Tangsel Ujicoba PTM 100℅, Wakil Gubernur Didampingi Walikota Dan Wakilnya Kunjungi Beberapa Sekolah

-Pendidikan-9,623 views

Tangerang Selatan, VIRALREPORTER5.COM – Dalam rangka penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di Kota Tangerang Selatan, Wakil Gubenur Banten Andika Hazrumy didampingi Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Icshan melakukan peninjauan langsung ke beberapa sekolah yang ada di wilayah Tangerang Selatan, Selasa (04/01/2022).

Sekolah yang pertama ditinjau adalah SDN Rawa Buntu 3, Tangerang Selatan, dilanjutkan ke sekolah SMPN 8 dan SMAN 2 Tangsel.

Disampaikan Walikota Tangsel H Benyamien Davnie bahwa saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan PTM 100 persen.

Ini ada solusi yang bagus, lanjut Benyamien menambahkan, meskipun sudah diperbolehkan melakukan PTM 100 persen, tetap dibagi dua shift hang dalam pelaksanaannya, 50℅ dilakukan pagi hari dan 50℅ pada siang hari.

Dia menambahkan, jika penerapan seperti itu, maka pelaksanaan penerapan protokol kesehatan tetap bisa dilakukan tanpa mengganggu jumlah jam belajar siswa.

” Dalam situasi ini, jam pelajaran yang diterapkan di setiap shift adalah 6 jam pelajaran atau 3,5 jam.” ujarnya.

Terkait PTM, Walikota Tangsel menyampaikan, upaya vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah untuk siswa sudah mencapai 85℅. Untuk remaja 92℅ dan anak usia 6-11 tahun sebanyak 63℅ untuk dosis pertama. Sedeangka, dosis kedua secara menyeluruh sudah mencapai 75℅.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menegaskan bahwa dirinya akan terus memperhatikan situasi PTM yang sedang berlangsung, terutama di Kota Tangerang Selatan yang sudah memenuhi persyaratan untuk melakukan PTM 100℅.

”Penerapan PTM ini bergantung dengan daerahnya, Tangsel sudah level satu, sehingga bisa menyelenggarakan PTM 100 persen. Namun, selama satu minggu ini, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PTM ini.” ujar Andika.

“Dengan solusi yang dilakukan oleh Pemkot Tangsel, dimana 100℅ dilaksanakan PTM dengan penerapan dua shift, hal ini juga bisa dilakukan di daerah lain, tetapi harus memperhatikan keadaan wilayahnya masing -masing,” tutup Andika. (@2022)